fauna

Mengenal Kucing Himalaya dan Cara Merawatnya

November 25, 2019

Kucing Himalaya atau himalayan merupakan kucing persia himalaya. Mereka berasal dari persilangan antara kucing persia dan kucing siam. Kucing ini dikenal sangat penyayang, tetapi juga diskriminatif. Dari hasil perkawinan silang antara kucing persia dan kucing siam maka eksistensi kucing himalaya yang ada ungkapan campur tangan manusia bisa disingkirkan. Sejak tahun 1931, sudah dimulai budidaya kucing dengan menerapkan kawin silang.

Siapa diantara kalian yang sudah memelihara kucing persia himalaya ? mengingat banyak sekali orang yang memelihara kucing ini karena berbagai alasan. Penasaran kah ? yuk kita sama-sama cari tahu tentang kucing persia himalaya.

Kucing Hasil Persilangan

Kucing persia himalaya ini dikenal dengan memiliki mata yang indah dengan warna biru dan didukung dengan bulu yang unik di wajah, kaki, telinga, dan pada ekornya. Kalau anda salah satu pecinta hewan menggemaskan ini pastinya anda tahu kalau kucing ini dikenal juga dengan sebutan “himmie”.

Kita ketahui bersama kalau kucing ini merupakan hasil dari persilangan antara kucing siam dan kucing persia. Sehingga kucing ini merupakan hasil dari keturunan kucing persia. Kucing siam dan kucing persia ini merupakan ras natural. Persia himalaya ini memang sengaja disilang agar bisa menghasilkan keturunan kucing yang memiliki warna mata dan warna bulu yang sama dengan Long hair siamese cat.

Kucing ini memiliki bentuk kepala yang bulat dan lebih besar. Mata kucing ini berwarna biru dengan berbentuk bulat. Memiliki hidung yang pesek, memiliki telinga yang ujungnya berbentuk bulat dan memiliki pipi yang tembem. Sungguh sangat menggemaskan bukan ? kemudian kucing ini memiliki bentuk leher yang lebih pendek dengan bulu yang tebal dan didukung dengan tubuh yang berotot. Selain itu kucing ini juga memiliki bentuk kaki yang pendek, namun memiliki telapan kaki yang kuat dan lebar.

Bulu kucing persia himalaya ini sangat tebal, panjang dan berkilauan. Jadi kucing ini memiliki bulu yang panjang disekujur tubuhnya mulai dari leher, kaki, dan ekornya. Apabila anda ingin memiliharanya maka anda harus rajin untuk mensisirnya agar bulunya tidak kusut. Anda pun bisa memandikannya sekitar 1 bulan sekali.

Walaupu merupakan keturunan dari kucing siam, ada juga kucing perisa himalaya yang memiliki warna bulu coklat dan putih. Contoh, terdapat kucing persia yang memiliki bulu kebiruan, keunguan, keabuan, krem, kemerahan dan masih ada campuran lainnya.

Kucing persia himalaya ini biasanya memiliki sifat yang hampir mirip dengan kucing persi yaitu suka diusap-usap, lebih jinak dan bawaannya itu santai. Kucing ini akan merasa nyaman dengan orang-orang yang lebih sering mereka lihat. Persia himalaya ini biasanya lebih suka ketika ada di lokasi yang tenang dan tidak terlalu banyak perubahan.

Cara Merawat Kucing Persia Himalaya Dewasa

Perawatan kucing himalaya ini memang tidak jauh berbeda dengan berbagai jenis kucing lainnya. Ada hal yang perlu anda ketahui bersama kalau kucing ini sangat rentan sekali dengan berbagai penyakit keturunan. Maka dari itu ada beberapa poin yang perlu anda pahami agar anda lebih pintar saat merawat kucing. Berikut ini penjelasannya :

  1. Menempatkan pada sebuah ruangan

Kucing persia himalaya ini merupakan salah satu jenis kucing yang memiliki sikap lembut, cerdas, tenang dan lebih komunikatif dengan lingkungan sekitarnya. Kucing ini juga snagat mudah dalam beradaptasi dengan lokasi barunya. Walau sangat mudah ada beberapa syarat yang harus anda penuhii sebagai pemilik hewan.

Sebagai pemilik anda harus menyediakan sebuah lingkungan yang bisa membuatnya bisa bergerak bebas. Lokasi kucing jauh dari polusi udara agar tidak mudah terkena penyakit. Mengingat kucing ini memiliki rasa ingin tahu yang lebih besar maka silahkan jauhkan dari berbagai benda yang mengkilap seperti pantulan sinar matahari dan cahaya dari kaca.

  1. Memberikan sayuran segar

Perlu anda ketahui bahwa makanan yang bisa anda berikan kepada kucing tidak hanya daging. Jadi anda bisa membiasakan untuk memberikan sayuran seperti bayam, wortel, dan brokoli. Nah, agar kucing bisa makan maka anda perlu sebuah trik yaitu dengan mencampurkan sayuran pada daging. Hal ini cara yang paling tepat agar kucing anda mendapatkan asupan sayuran.

  1. Jangan sampai anda memberikan makanan manusia

Jangan beranggapan kalau makanan olahan manusia bisa anda jadikan sebagai makanan yang sehat untuk kucing. Bahan makanan olahan manusia biasanya sudah mengandung bahan pengawet dan perasa tambahan. Hal inilah yang menyebabkan kalau makanan manusia tidak baik bagi sistem percernaan kucing.

  1. Selalu rutin untuk memandikan

Kucing persia himalaya merupakan salah satu kucing yang memiliki bulu yang panjang dan tebal. Sebagai pemilik hewan kucing maka anda harus memperhatikan kebersihan bulunya. Agar tetap bersih dan tidak kusut. Caranya cukup mudah yaitu dengan selalu memandikan kucing anda secara rutin. Tentunya kucing kesayangan anda akan terlihat bersih dan sehat.

Demikianlah penjelasan singkat mengenai kucing persia himalaya yang merupakan hasil silangan. Selain itu juga ada cara untuk merawat kucing persia himalaya dewasa agar tidak mudah sakit dan tetap bersih dan sehat. Semoga penjelasan ini bermanfaat dan menambah ilmu anda di dalam memelihara kucing persia himalaya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *